Lama aku menatap nasibku kebelakang. Jauh dibelakang sana, ternyata kehidupanku sungguh morat-marit. Selama ini aku hanya duduk-duduk manis bersendagurau berbincang-bincang seolah hidup itu harus dinikmati. Ternyata hidup tak segampang itu, ternyata hidup ini tidak mau berjalan lambat-lambat. Bahkan hidup itu sungguh cepat. Kemarin saya masih sekolah SD dan secara tak terduga sekarang sudah menempuh pendidikan diperguruan tinggi dan kehidupan sosial.
Mematung, melamun dan sekarang terenungkan apa yang sudah saya lakukan. Dalam "kesantai-anku" menjalani hidup kini aku menyadari bahwa waktu itu sungguh sangat cepat. Terdiamku harus segera bergerak.
Menulis bukanlah bidangku dari SD sampai sekarangpun saya masih belum begitu tau seluk-beluk menulis. Ketertarikan pada tulisan-tulisan pun tidak ada jangankan yang ilmiah yang tulisan cerita saja aku tidak suka. Tetapi aneh dan ini nyata sekrang ketika penyesalan menghampiri karena banyak waktu yang terbuang percuma. Ketertarikanku berpindah sedikit demi sedikit saya mulai menulis blog, menulis buku, dll. Ternyata itu menyenangkan dan tidak sesulit belajar ketika SMA dahulu.
Apa ini karena keterdiamanku sehingga "ruh"ku bergerak dengan sendirinya. atau jangan-jangan terdiamku itu bergerak.
No comments:
Post a Comment