Wednesday, April 10, 2013

Ketika yang Lain Bergerak Aku Terdiam

Mungkin ini memang judul yang aneh untuk sebuah tulisan. Tetapi memang ini judulnya karena blog ini sebenarnya juga blog yang aneh. Blog seorang yang terkena penyakit setengah, setengah badannya dalam pemikiran yang berbeda arah dengan setengah badannya yang sama arah dengan kebanyakan orang.

Bagaimana bisa itu terjadi? Saya sendiri sebagai pemilik badan juga merasa bingung kenapa ini bisa terjadi yang jelas ini berakibat terdiamnya diriku ketika yang lain bergerak. Sampai saat ini masih sulit bagaimana menjelaskan diri ini. Sampai saat ini hanya bisa terdiam menanti hilangnya diam ini. Sampai saat ini saya masih sibuk mencari apa arti diamku ini.

Menurut apa yang aku ketahui baik dari orang lain maupun dari bayangan-bayangan mimpi yang tidak jelas bahwa diam adalah salah satu perilaku yang sangat unik, karena sampai saat ini diam itu kata yang tidak baku. Karena apa yang disebut diam tidak sejatinya tidak diam, ,diam Tubuh fisik luarnya tetapi bergerak fisik dalamnya, diam raganya tetapi bergerak jiwanya. Entah ini berlaku pada semua orang atau tidak yang jelas ketika kita terdiam tertidur maka kita masih bernafas, kita masih memproduksi enzim-enzim dalam tubuh.

Maka pencarianku akan diam tidak akan sampai disini. semoga pencarianku bisa ketemu dan tertuliskan disini. Diamku bergerak bagai pohon yang terus menerus mengalirkan air keseluruh bagian-bagian terkecil dari pohon itu sendiri.

No comments:

Post a Comment