Semakin berat wajah ini untuk diangkat melewati lorong panjang itu. "Mas... Mari mas.... Mari kak.", Sapa beberapa adik angkatan ketika berpapasan dengan ku. Aku, sebut saja Hayyas. Aku seorang mahasiswa tingkat akhir di sebuah PTN Yogyakarta. Nasibku semakin tidak jelas, karena kuliah yang tak kunjung berakhir dan peraturan perkuliahan yang semakin tidak berpihak kepada mahasiswa akhir seperti saya ini. Hari demi hari kaki semakin enggan melangkah menginjakan tempat penuh ilmu tersebut.
Hari ini ada sebuah mata kuliah yang kebetulan saya sangat menyukainya yaitu Perancangan Pabrik Kimia. Aku sangat terobsesi suatu saat aku ingin mendirikan sebuah pabrik dikota kelahiran saya. Sebuah pabrik yang mengerti akan nasib pekerjanya, sebuah pabrik yang akan memacu semangat warga daerah saya untuk terus berjuang.
Membisu, lagi-lagi membisu diri ini sulit menceritakan semuanya. Diam terus diam, namun aku yakin bahwa mahasiswa akhir tetapi bukanlah sebuah akhir dari segalanya.
No comments:
Post a Comment